Bismillahi rohmaani rohiim

.

Kamis, 27 Mei 2010

Pemerintah setuju penurunan ongkos haji 2011

REPUBLIKA.CO.ID,DENPASAR--
Pemerintah menyetujui usul DPR
agar ongkos naik haji turun mulai
2011, namun dengan tetap menjaga
kualitas layanan kepada calon
jemaah haji. "Sangat setuju, sangat
setuju," kata Menteri Agama Surya
Dharma Ali, menjawab ANTARA
usai mendampingi Wakil Presiden
Boediono berdialog dengan para
siswa siswi SMA/SMK/MA/Mts se-
Propinsi Bali di Denpasar Rabu.
Ia mengatakan, penurunan ongkos
naik haji pada 2011 sangat
dimungkinkan mengingat ada
beberapa komponen yang dapat
diturunkan harganya. "Pemerintah
mengusulkan agar harga tiket
pesawat terbang diturunkan sebesar
150 dolar AS dari yang ditetapkan
kementerian perhubungan sebesar
1.754 dolar AS," ujarnya.
Namun, pelayanannya tetap
terjamin bahkan kini maskapai yang
akan melayani penerbangan haji
tidak saja Garuda Indonesia dan
Arab Saudi. "Kami juga akan
menggandeng Batavia dan Lion
Airlines dan satu maskapai dari Arab
Saudi. Sehingga lebih kompetitif
namun pelayanannya tetap terjamin
sesuai dengan standar penerbangan
yang telah ditetapkan secara
internasional," tutur Suryadharma.
Selain itu, Pemerintah mengusulkan
agar keuntungan yang selama ini
diambil masing-masing maskapai
juga diturunkan dari 10 persen
menjadi empat persen, kata
Suryadharma menambahkan. Tak
hanya itu, transportasi lokal juga
akan diturunkan biayanya. "Jadi
kalau dulu pemondokan jemaah kita
paling jauh berjarak tujuh kilometer,
maka sekarang bisa hanya berjarak
empat kilometer ke lokasi," ujar
Menag.
Suryadharma menambahkan,
usulan pemerintah itu masih
dirundingkan dengan DPR dan
diharapkan dapat selesai Juni 2010.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar